gabemahita

Archive for the ‘Cilo’ Category

Minggu, 21 Desember 2014, adalah perayaan natal anak sekolah minggu di gereja kami. Setelah banjir yang menimpa kami hari Jumat,tanggal 19 sebelumnya, semua rencana berantakan. Baju natal Cilo belum ada. Untungnya hari Sabtu, tanggal 20 nya, air sudah surut, di dalam rumah sudah kering, sehingga kami sudah bisa bersih-bersih. Adek-adekku datang untuk membantu bersih-bersih sehingga pekerjaan melelahkan ini dapat selesai dengan cepat, dan segera aku dan suami beserta putriku, keluar sebentar untuk beli baju natalnya. Benar-benar akhir tahun yang luar biasa.

Sebelum-sebelumya kami sudah mengajarkan anak kami ayat liturginya. Yang awalnya tentang penciptaan pada ayat 1 Kejadian, akhirnya kami pilih nats yang lebih singkat lagi, berhubung Cilo belum bisa bicara dengan jelas di umurnya 2 tahun 8 bulan ini. Akhirnya kami pilih kalimat ‘Allah Maha Besar, Amin’. Cilo memang dapat dengan cepat menghapal ayat tersebut.

Sebelum acara perayaan dimulai, aku sering sekali mengingatkan Cilo, supaya nanti mau maju bersama teman-temannya untuk tampil dan mengucapkan liturginya. Cilo pun selalu bilang ‘iya,ma’. Dalam hati tetap khawatir dia tidak mau maju dan tidak tau apa yang harus diucapkan di depan. Namun, mama nya ini ternyata tidak ingat bahwa anak kecil seumuran batita, memiliki daya ingat dan daya tangkap yang besar. Sungguh hal yang di luar dugaan. Putri kecilku yang tampil dengan dandanan yang imut, mau maju dan mengucapkan liturginya, walaupun aku sendiri tidak paham apa yang dia bilang, selain suaranya agak kecil memang bicaranya juga belum fasih. Ahh…hal yang menakjubkan dapat menyaksikan bagaimana anak dapat mulai bertumbuh. Awal microphone dihadapkan padanya, aku pikir dia langsung mengucapkan ayat yang kami ajarkan. Namun, kok kalimatnya panjang banget? Pikirku. Rupanya kakak sekolah minggu yang memegang microphonenya sekalian menambahkan ayat kejadian 1 tersebut, sampai akhirnya aku mendengar kata ‘Amin’ dari mulut kecil putriku, aku langsung bilang ‘I love you’ sembari melemparkan ‘kiss bye’. Lega campur haru rasanya melihat dia begitu indah di depan dengan tangguhnya dia mau mengucapkan ayat liturginya. Tidak soal kalimatnya jelas apa tidak, yang penting putriku berani tampil dan menunjukkan kemampuannya, hal ini tentunya merupakan kebanggan dan kepuasan tersendiri bagi orang tua manapun.

Dari rombongan anak-anak ini mulai maju, sampai Cilo selesai mengucapkan liturginya, ibu-ibu dan guru-guru sekolah minggunya memberikan komentar yang berarti sama yaitu tumben Cilo mau, yang biasanya cuek dan melakukan kegiatannya sendiri. Tidak lengkap rasanya kalau tidak disertai dengan foto ketika Cilo liturgi. Check it out. !

Liturgi tanggal 21 Desember 2014

Liturgi tanggal 21 Desember 2014

Liturgi tanggal 21 Desember 2014

Liturgi tanggal 21 Desember 2014

Jaman sekarang dimana semua serba instan termasuk makanan sudah banyak yang diproduksi oleh pabrik, banyak polusi sehingga tidak heran bagi kita mudah jatuh sakit, dan tingkat kematianpun meningkat. Sudah jarang berumur panjang. Untuk itu orang tua jaman sekarang juga berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Sebisa mungkin semua makanan nya serba alami dan masak sendiri demi menghindari sakit. Namun, usaha manusia ada batasnya, belum lagi anak apalagi umurnya masih 2 tahunan,seperti anak saya.

Seminggu ini mulai dari libur bersama lebaran, anak saya tidak bisa dikontrol, baik itu makanan dan aktifitasnya. Karena keluarga datang dan keponakan datang berlibur, maka anakku seperti punya kebebasan, aktifitas dan makanannya, karena sudah serba sibuk di rumah, dan seharian jalan2, panas terik. Hasilnya hari selasa tanggal 29 juli, lebaran kedua, malam harinya, anak saya jatuh sakit, demam dan menceret. Aku terapi di rumah saja, akhirnya pulih, hari kamis. Hal yang membuatku merasa bersalah dan bodoh adalah, baru sembuh dari demam, jumat pagi itu anak saya mandi air dingin. Jadilah demam lagi ditambah dengan muntah.

Saya khawatir sepanjang jumat itu anak saya tidak mau makan, muntah jalan terus. Akhirnya saya bawa berobat ke dokter umum dekat rumah, dikasih paracetamol dan obat diare berupa serbuk, bodohnya aku, aku tidak tau serbuk itu obat jenis apa. Jumat tengah malam,anak saya terbangun dengan keadaan kejang. Tangan dikepal, telapak kaki ditekuk, mulut ditutup rapat dan mata melihat ke atas. Siapa yang tidak panik melihat anak begitu? Sejak dari situ, 3 kali anak saya terbangun sampai pagi, 3 sebanyak itu pula anak saya kejang. Ya Tuhan, apa ini? Sabtu pagi itu langsung saya dan suami ke rumah sakit Stella Maris Medan dan konsultasi dengan dokter anak. Oleh dokter dikasih cairan berupa oralit, obat kejang dan obat muntah menceret. Tidak lupa aku juga menunjukkan obat yang kudapat dari dokter umum sebelumnya. Yang dokter anak ini curigai adalah obat serbuk tersebut. Karena di situ tidak ada tertulis itu obat jenis apa dan menurut dia ada obat yang bisa menyebabkan kejang, jika tubuh pasien tidak dapat mentolerir obat tersebut. Hal ini dicurigai karena saat itu anak saya tidak demam lagi. Sekalian di sana juga test darah untuk cek eletrolitnya, semua baik2 saja. Read the rest of this entry »

Time goes fast. And I already have a smart cute girl. Yes, Shiloh Indah, hari ini tepat sudah 2 tahun. Aku masih dapat merasakan suka duka ketika mengandung dia dulu, morning sickness selama 4  bulan, sampai perut buncitku terlihat menurun tanda mau melahirkan yang dibarengi flek2 coklat/darah. Dua hari 2 malam aku merasakan dahsyatnya proses pembukaan memberikan jalan buat putriku supaya dapat keluar dan bertemu orang tuanya di dunia ini. Ketika tangisnya begitu kencang mampu membuatku tidak merasakan jahitan di bawah sana oleh bidanku. Dengan berat badan 3,5kg, dan kelilit tali pusar, 3 jam lamanya aku ngedan. Aku terpukau melihat seorang bayi di dadaku,sambil meliuk2 mencari putting. *Tear drops.

Dan sekarang, dia sudah besar. Sudah bisa berjalan, berlari, berputar2, bernyanyi, cubit2 orang, memakai sendal/sepatunya, banyak lagi. Dia suka menirukan orang melakukan pekerjaan rumah, seolah-olah mencuci, menyapu, memasak, menyiram bunga, memotong sayur, mengurut mamanya, dan sebagainya. Dia juga suka berpura2 menangis, kalau berdoa tangan dilipat tapi mata tetap terbuka. Suka menyuapi orang, padahal dia yang pantas disuapi, suka menyisir rambut orang, seharusnya rambutnya yang disisir, suka seolah2 mengobati luka orang dengan air liur nya. Menulis seperti bapaknya menulis, pensil/pulpen berada di antara jari telunjuk dan jari tengah. Bibir komat kamit jika melihat kertas dengan tulisan, seolah2 sedang membaca. Suka meniru mamanya make up setiap pagi. Dia begitu indah, seperti namanya.

Tidak banyak yang bisa orang tua mu berikan saat ini. Tidak ada hadiah spesial. Ah…kenapa air mataku tiba2 mau keluar? *melo dech. Doa mama.  Semoga semua hal baik yang terjadi padamu. Dimana, jika kamu sedang banyak masalah, kamu dimampukan untuk menyelesaikan masalah itu, berdiri tegap, tanpa khawatir. Bertumbuhlah jadi anak sehat, pintar, dan takut akan Tuhan. Karena hanya dengan takut akan Tuhan, kamu dapat mengontrol hidupmu. Dunia ini sudah begitu hancur,nak, dimana2 sudah banyak ketidakpantasan. Jadi, harus kuat, yakin dan percaya hanya pada Tuhan. Karena mama udah banyak merasakan pahit manisnya hidup, tapi pada akhirnya, Tuhan yang selalu menolong mama. Untuk itu, jadilah anak jujur, menjunjung kebaikan, dan bijaksana. Hormati orang tuamu, jangan pernah merasa malu memiliki orang tua seperti mama dan bapa, karena Tuhan akan melimpahkan banyak berkat padamu. Nanti kamu dan saudaramulah yang mampu menjunjung martabat orang tuamu. Jika kamu berlaku baik, kami akan diberkati, jika kamu berlaku buruk, kami akan direndahkan. Hati-hati ya,sayang. Walaupun kamu baru 2 tahun, tapi mama selalu menanamkan kata2 ini padamu dari kamu baru lahir, karena mama akui sudah semakin takut melihat perubahan jaman ini. Mama dan bapa selalu memberkatimu, terlebih Tuhan kita.

Kamu juga selalu bawa mama dan bapa dalam doamu. Doakan mama bapa jadi orang tua yang baik untukmu. Orang tua kebangganmu. Doakan kami supaya panjang rejeki dan kuat menjalani hidup ini demi memperjuangkan yang terbaik buat keluarga kita. Doakan supaya kami kuat, optimis dan rendah hati dalam hidup ini. Supaya anak-anak mama bapa diberkati melalui kebaikan-kebaikan yang mama bapa lakukan. Mama ucapkan selamat ulang tahun. Melalui nyanyian ini  *kiss & hug:

Happy birthday to you,

Happy birthday to you,

Happy birthday, happy birthday, happy birthday to you.

 

Panjang umurnya,

Panjang umurnya,

Panjang umurnya serta mulia,

Serta mulia, serta mulia.

 

 

The cake

The cake

Bersama Bapa dan Mama. Potong kuenya..

Bersama Bapa dan Mama. Potong kuenya..

Suapan

Suapan

Yang ulang tahun sedang sibuk buka2 kado..have a long life, be healthy and smart,My dear.

Yang ulang tahun sedang sibuk buka2 kado..have a long life, be healthy and smart,My dear.

 

 

Sepertinya sudah lama aku tidak update di blog ini, karena malas yang begitu perkasa mengalahkan semuanya. Sudah banyak yang terjadi dari awal tahun 2014 ini, terutama kejadian duka. Yup, aku merasa awal tahun ini diawali dengan duka. Mertua yang meninggal akibat komplikasi yang sempat menjalani perawatan ICU 10 hari di RS Martha Friska, Medan. Belum lagi adekku yang mengalami sakit di perantauannya di Jambi, sehingga harus kami paksa untuk pulang. Ada rencana ku dan suami yang sudah diatur dari tahun kemaren, akhirnya gagal. Memang betul kata Alkitab, Kita yang berencana, tapi Tuhan yang berkehendak. Semoga hati kami semua dipulihkan dan dihiburkan dari semua itu.

Cukup dulu yang sedih-sedihnya. Mari kita tersenyum . Apa yang akan aku ceritakan, kembali lagi tentang malaikat kecilku, Cilo, yang sudah berumur 1 tahun 11 bulan. Ya..walopun aku selaku mamanya gampang emosi dikala dia berprilaku cengeng. Hehehe. Sedang berlatih untuk nahan emosi nih..ternyata tidak gampang…. *sigh.

Ngomongin soal cengeng, Cilo sekarang pintar bersandiwara. Entah siapa yang ajarin, yang pasti ga pernah kuajarin begitu. Cilo suka sekali cari perhatian, contohnya dia akan pura-nangis, aku tau pura2 nangis karena dari ekspresi mukanya tidak seperti menangis betulan. Sambil mengeluarkan suara menangis, sambil memejamkan mata dengan mulut yang ternganga aneh. Kalau sudah begini, aku akan datang dan dia akan langsung memeluk dan minta digendong. Tiba-tiba akan tertawa *tepok jidat. Read the rest of this entry »

“Ya ampun, ternyata aku udah tua ya. Udah jadi ibu yang dewasa.” Batinku kala memperhatikan putri kecilku, Shiloh.  Dia sudah makin tinggi, tubuhnya makin berisi, semakin banyak akal, semakin banyak tingkah, centilnya pun sudah keliatan. Karena sekarang sudah bisa jalan, kadang dia memainkan kakinya, dijinjit-jinjit, dihempas2kan, memutar2 badannya, sambil sesekali bernyanyi entah apa artinya.

Jika sudah bosan di rumah, sudah berani diam-diam keluar rumah, dan pergi ke rumah tetangga, sambil ketok2 pagar tetangga…ya ampun,anakku. Pernah suatu hari minggu, aku dan suami sibuk bersih-bersih rumah, kami tiba-tiba nyadar bahwa Shiloh tidak di rumah. Jadilah aku khawatir banget, aku minta suamiku cari di luar sana sampe ke jalan, tidak ada. Aku cari di semua sudut rumah tidak ada. Shiloh tidak akan terdiam selama itu kalau pun di rumah. Setelah beberapa saat mencari, seorang tetangga kami bilang, Shiloh ada di rumahnya. Ya ampunn….Shiloh….hampir copot jantungku.  Segera dijemput suami, nyampe rumah malah banyak omong. Read the rest of this entry »

Horee horree… Di umur 1 tahun 5 bulan, akhirnya Shiloh bisa jalan. Walopun masih kurang kuat, Shiloh  lama lama makin gemar untuk berjalan. Merangkak sudah berkurang.

Shiloh suka pamer ketika dia sedang berjalan. Sering banyak tingkah, seolah mengatakan ‘Ma, Cilo bisa gini loh jalannya’ hahahahah.  Jalannya dibelok-belokkan dengan cepat, tangannya dilambai-lambaikan, atau jalan sambil liat yang lain. Kalau sudah seperti itu, sepertinya dia mengharap pujian. Jadilah mama/papanya beri pujian dengan sekedar tepuk tangan atau peluk, sambil bilang ‘wah, cilo pinter’.

Nah, sekarang tinggal lebih banyak berlatih supaya jalannya lebih kuat.  Sembari menunggu mulutnya untuk mengeluarkan kata-kata yang lebih berarti, tanpa menggunakan isyarat anggota tubuhnya lagi. Cahyyyoo…kamu pasti bisa,sayang.

Kalau melihat  tingkah anak memang bikin hati dan pikiran lebih seger. Ketika kita lelah setelah seharian bekerja, tiba di rumah disambut oleh anak, serasa beban berkurang. Banyak tingkah lucu yang menggelitik. Salah satu kelakuan putri kecilku, Shiloh (umur 1 tahun 5 bulan), adalah diam-diam mengambil satu minuman anak-anak yang berukuran aq*a gelas lengkap dengan satu sedotan. Rupanya selama ini dia suka memperhatikan mama/papanya memberikan minuman tersebut beserta sedotannya jika ada yang beli.  Hahahahaha..lucu. Tapi Shiloh kan belum waktunya minum begituan, jadinya akan langsung disimpan sama papa/mama.  Keep growing healthy and smart, My Shiloh.