gabemahita

Meja belajar Anak-anak

Posted on: July 18, 2017


Beberapa bulan ini sangat tertarik dengan pekerjaan yang berhubungan dengan permebelan atau perkayuan. Sehingga saya sering sekali browsing soal ini, dari cara pembuatan hingga finishing. Sepertinya saya sudah terobsesi dengan permebelan, ditambah lagi suami memang bisa dalam hal pertungan baik kayu ataupun bangunan. Tidak jarang saya pun menunjukkan tutorial-tutorial kepada suami saya supaya sama-sama belajar.

Sebelumnya suami saya sudah membuatkan beberapa barang-barang yang kami butuhkan, seperti rak untuk penyimpanan barang-barang perlengkapan masak di dapur, tempat obat, lemari gantung yang kami gunakan sebagai gudang kecil, lemari pakaian, hingga mainan untuk anak-anak kami (sudah saya post). Semua itu belum difinishing seperti layaknya finishing mebel yang bagus, baru sekedar di cat biasa. Nah..saat ini baru selesai 1 set meja belajar dengan 2 bangku untuk anak-anak kami yang kami beri finishing.

Jadi ceritanya kami ingin membuat meja belajar untuk anak-anak sudah sejak beberapa bulan belakangan, namun karna berbagai kendala akhirnya baru kita mulai dalam 1 bulan ini dan kita sudah pasang di dalam rumah. Awalnya suami membeli kayu pallet. Seperti yang kita tau pallet kan pasti ada bekas pakuan dan lobang lainnya, yang pasti kayu nya masih butuh banyak usaha untuk membuatnya layak untuk kita gunakan sebagai barang layak. Hasilnya suami mengerahkan banyak usaha untuk mengerjakannya, mulai dari mengetam sampai mulus, mengamplas, mendempul dengan serbuk kayu sampai mengaplikasikan wood filler nya, sehingga permukaan kayu sudah mulus dan siap untuk di finishing.

Pembuatan meja belajar ini hanya dikerjakan pada hari sabtu tengah hari ketika saya sudah pulang kerja, dan minggu. Akhirnya baru selesai dalam 1 bulan hehe. Maklum suami sekalian menjaga anak-anak. Anak-anak ga bisa ditinggal apalagi sibontot. Anak kami ini harus ditemani terus, jika kita mengerjakan sesuau dia pasti datang dan ikutan.  Jadilah suami tidak bisa mengerjakan meja ini jika saya tidak ada. Dalam mengerjakan mebel kan banyak debu dan alat-alatnya tajam-tajam, jadi anak-anak tidak bisa diikutkan.

Saya juga ikut serta dalam pembuatan meja belajar ini, bantu-bantu amplas, bantu pencampuran bahan finishing, membersihkan barang supaya siap difinishing, cek bagian-bagian yang belum rapi, dll. J Banyak hal baru yang kita dapatkan dalam pengerjaan finishingnya. Dan hasilnya seperti berikut. Saya senang sekali dapat memiliki barang seperti jati jepara hehe, walaupun kayunya Cuma dari kayu pallet dan kaki-kakinya dari kayu biasa yang kita temui di panglong bangunan. Kayu-kayu dari panglong ini ada yang seratnya tidak bisa halus, masih saja ada serabutnya walaupun kita sudah amplas halus, tapi akhirnya bisa memuaskan.  Untuk finishing bagian atas kita menggunakan wood stain dan ditutup dengan PU, dan kaki-kakinya mirip-mirip Duco (karna tidak pakai clear saja). Hasilnya seperti ini…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: