gabemahita

Pendekar ASI untuk Kevin

Posted on: August 13, 2015


Cerita ASI tidak ada habisnya. Sejak mengandung dan akhirnya melahirkan, sekarang berjuang untuk memberikan Kevin ASI semaksimal mungkin. Kenapa aku bilang semaksimal mungkin? Karena ASI ku tidak semelimpah ibu-ibu lain. Sekarang Kevin jalan 3 bulan, hasil pompa ASI sekali pumping dari 2 PD maksimal cuma dapat 100 ml, itu pun jarang, mayoritas cm dapat 80ml. Hiks.

‘Say, makan apa supaya ASI melimpah seperti kamu?’ Katuk banyak-banyak.

‘Eh..sis, kok bisa sih ASImu banyak?’ yang penting rileks,han, jangan stress.

Baca-baca forum ibu-ibu yang bahas ASI, nemu banyak sekali booster ASI.  Mulai dari obat-obatan kimia, sampai minum yang ekstrim, apa tuh? Jus pare dan jus daun pepaya. Kebayang dong dahsyatnya. Namun pengaruh booster ini beda-beda untuk tiap orang. Jadi, harus coba-coba banyak booster dech.

Begitulah kegiatan ku setiap hari terutama di kantor. Tidak pernah ketinggalan baca-baca soal ASI. Aku masih berharap ASI ku bisa lebih baik lagi kuantitasnya. Secara Kevin doyan sekali minum susu. Sudah sampai gumoh, masih aja nangis sambil isap-isap jari, atau memoncong-moncongkan bibirnya.

Ritual memerah ASI di kantor sekarang sudah aku tingkatkan, dari awalnya 2 kali sehari, durasi 3-4jam, sekarang demi meningkatkan kuantitas ASI yang kubawa pulang, aku pumping sampai 3 kali, pakai jam istirahat untuk  pumping sekali. Pastinya total ASI yang kubawa memang lebih banyak. Biasanya kalau pompa dua kali,total cuma dapat mayoritas 160ml. Setelah 3 kali pompa, total dapat 200-240ml. Lumayan kan. Sekarang  Kevin sekali minum 80-90ml tiap 2jam ,bahkan sering tidak sampai 2 jam. Ya tidak seperti bayi-bayi lain, yang sekali minum udah sampai 120ml. Bukan kah kebutuhan tiap bayi itu beda-beda?

Untuk mengimbangi dan berusaha menambah kuantitas ASI per botol, aku pun masih tetap berusaha pompa ASI di rumah, walaupun sangat mepet dengan kebutuhan Kevin. Maklum, Kevin tipe bayi yang terus nempel sama puting mamanya. Sampai-sampai sudah berasa kosong, tetap aja diisap seperti ngempeng. Pegell … ! Tapi tidak apa-apa, sampai Kevin bisa terltidur lelap. Malam-malam atau dini hari, ketika Kevin menyusu, aku sambil pompa PD sebelahnya. Dapatnya sedikit sih, sekali pompa maksimal cuma 40ml, itu pun jarang. Tapi dikumpul-kumpul kan jadi banyak, lumayan nambahin ASIP yang aku bawa dari kantor.

Pumping ASI bukanlah hal yang mudah buat aku. Aku susah sekali dapat LDR. Bisa sampai lebih dari 5menit, puting dan daerah aerola aku belai-belai, masih saja tidak mendapat LDR. Untuk menambah kekuatan pemancingan LDR ini, aku selalu berusaha sambil kompres hangat PD. Biasanya sangat membantu. Tidak seperti ibu-ibu lain, gampang sekali dapat LDR nya. Bayangkan dong ribet nya, harus pakai kompres PD ketika pumping di kantor. Gimana kalau tiba-tiba ada kerjaan di luar? Mudah-mudahan ada jalan yang terbaik.

Hari ini dapat cobaan lagi. Listrik mati dari jam 6 pagi. Jam 7.25 aku berangkat kantor belum nyala lagi. Akhirnya aku angkut semua ASIP beku (kira-kira 10 botol) itu ke kulkas kantor. Untung ada tante anak-anak di rumah, sehingga aku bisa diantar suami, nyampe kantor 10menit kemudian. Baru saja selesai susun ASIP beku di freezer kantor, tau-tau dapat telp dari tante nya anak-anak, listrik sudah nyala. Kesalll… tapi bersyukur juga deng, ASIP masih baik-baik saja. Dan suatu saat terjadi hal seperti itu lagi (mudah2an jangan tengah malam, ga mungkin dong aku ke kantor tengah malam hehe), aku sudah alternatif tau tempat pengungsian ASIP. Ternyata rejeki anak itu memang ada, Tuhan sayang anak-anak, bekal bayiku tetap aman. Semoga lain hari juga ASIP  tetap aman dan bisa tetap memberikan ASI untuk Kevin. Semoga juga ASI ku lebih banyak. Amin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: