gabemahita

Archive for May 2012

Kemaren,hari pertamaku masuk kerja lagi setelah cuti melahirkan selama 40 hari kerja. Selain males, berat rasanya harus meninggalkan baby Shiloh-ku kurang lebih 8 jam tiap harinya :(. Sepanjang hari yang ada dalam pikiranku hanya bayi mungilku itu, senyumnya, tangisnya, geliatnya,ekspresinya. Baru nyampe kantor, udah pengen cepat2 pulang.

Sebenarnya, bukan khawatir akan keadaannya, karena suami yang jaga,bukan pembantu. Cuma, pengennya kalau dia minum, langsung dari mamanya, walopun ASI perah sudah aku sediakan. Rasa khawatir akan kebersihan alat2 minumnya, kebersihan tangan suami, dan lainnya. Hanya bisa pasrah, toh kerja juga demi bayi ku. Semoga kelak bisa lebih intens lagi bersama anak-anakku. Semoga kamu ngerti ya,nak. Baik2 sama bapak, jangan cengeng ya,boru. Love u always, my life :).

 

Sudah hampir tiba waktunya, waktu yang ditunggu2 selama kurang lebih 9 bulan mengandung, saat dimana buah hatiku akan lahir ke dunia. Iya, aku teringat saat2 itu, perasaan bercampur aduk, senang, khawatir, dan takut.

Bermula dari tanggal 11 april, dini harinya, aku terbangun karena ingin ke kamar mandi, perut terasa sangat perih, seperti mau haid. Aku lihat ada bercak coklat bersampur lendir, o God, apa sudah waktunya? Namun rasa perih itu sudah hilang, akhirnya aku putuskan tetap ke kantor. Setiba di kantor, perut terasa lebih sakit lagi, dan bercak itu semakin banyak. Aku pun ijin pulang.

Aku dan suami langsung periksa ke bidan, dan langung periksa dalam, ternyata belum ada pembukaan.  Sampai tanggal 13, kontraksi semakin sakit saja, bercak coklat berganti darah, paginya kami langsung ke bidan, ternyata sudah pembukaan 5, dan perkiraan paling lambat sore pembukaan akan lengkap. Aku dan suami senang  banget, karena sebelumnya kami selalu berharap ada pembukaan setiap aku merasa lebih sakit. Namun apa dikata, sampe malam pun, pembukaan belum nambah2, dan kontraksi tidak sehebat sebelumnya. Padahal katanya kontraksi makin lama akan semakin hebat dan pembukaan akan bertambah secara teratur dan semakin cepat, apalagi sudah mencapai pembukaan 5. Aku semakin ga sabaran, simatua makin mendesak agar bidannya dipanggil tiap kali aku sakit. huuffttt. Read the rest of this entry »