gabemahita

Archive for January 2012

Bagi yang udah berkeluarga, pasti akan punya perselisihan pendapat dengan pasangannya. Walau itu hal yang sepele sekalipun. Saling lempar kesalahan, merasa diri sendiri yang paling benar. Walapun ketika dalam perselisihan itu kadang kita jg sadar, bahwa kita tidak sepenuhnya benar, namun ego untuk minta maaf atas sekecil apapun kesalahan kita itu sangat tinggi, sehingga urung untuk minta maaf.

Aku juga sering mengalaminya. Rasa ingin selalu benar dan menang, menghambat aku untuk minta maaf pada suami ketika sedang berselisih pendapat. Ketika suami protes dan perkataannya itu ada yang menunjukkan klo aku emang salah, aku tetap tidak mau mengakui nya. Apalagi kalau dalam pertakaannya itu ada hal kecil yang membuat aku juga bersalah, aku akan makin keras kepala.

Selama perselisihan itu sebenarnya ingin sekali berhenti bersuara tinggi, ingin sekali melunak, dan kembali sama-sama mendinginkan pikiran, tapi lagi-lagi rasa tidak puas untuk memojokkan pasangan lebih kuat dan pertengkaranpun berlanjut. Selama itu pula, hati serasa teriris, sakit rasanya melihat suami terluka karna perbuatan ataupun kata-kata sendiri. Ingin rasanya memeluk dan mengatakan maaf, tapi hati sudah panas, niat untuk berbaikan segerapun terhalang.

i am sorry

Selesai bertengkar, masing-masing akan mengambil tempat sendiri-sendiri hehe. Aku biasanya pilih kamar untuk menyendiri, suami di depan sambil nonton, yang aku yakin tidak ada niat lagi untuk menonton :D. Read the rest of this entry »

Advertisements

Kemaren sepulang ngantor, aku dan suami periksa kandungan sekalian USG. Ini adalah USG yang pertama buat kandunganku. Dari siang udah deg-deg-an. Bertanya2, apakah kandunganku baik2 saja? apakah jenis kelaminnya? Selama ini orang berpikir, kalau janinku kemungkinan adalah cowok.

Sesampainya di Rumah sakit Imelda,Medan, dokter langsung melakukan USG. Terharu sekali melihat janinku bergerak2, kepalanya, jantungnya yang berdetak cepat, kakinya yang ditekuk, tangannya, oh..sungguh besar kuasa Tuhan, aku dimampukan untuk mengandung ciptaanya yang indah seperti janinku.

Saat aku bertanya apa jenis kelaminnya, dokternya menunjukkan, sembari berkata tersenyum ‘Lihat, ini kayak burger’ . ‘Burger?maksud dokter?’ kataku tertawa. ‘Ya, bayimu perempuan’, jawab dokter. Wah…ternyata perempuan, tebakan dari tante ana dan suamiku ternyata benar. :). Detailnya, posisi kepala janinku udah ke bawah sekarang, dengan tidak ada masalah terhadap ari-ari nya…semua sehat dan baik. Timbangannyapun sempurna, berada di garis normal, tidak kegemukan dan tidak kurus, 1,25Kg. :).

Hati serasa lebih plong, setelah tau semuanya. Tinggal mempersiapkan keperluannya kelak. Tunggu orang tua dan mertua datang untuk acara 7 bulan-an yang dokter perkirakan minggu pertama bulan 7. Ternyata, sebentar lagi akan ada pendatang baru di rumah kami. Bless us,God. :). Terimakasih buat karuniamu,Bapa.