gabemahita

Archive for December 2011

Saat ini aku sedang menikmati kehamilanku yang sudah lewat 5 bulan. :). Tidak seperti awal masa kehamilanku, yang penuh dengan mual, muntah dan air liur. Sekarang semuanya sudah berbeda. Tidak ada lagi mual, muntah dan air liur. Perasaan juga semakin bahagia dan mengharukan.

Mengaharukan karena sudah kira-kira hampir 2 bulan aku merasakan sesuatu bergerak-gerak di perutku. Yang awalnya aku pikir aku masuk angin, ato cacingku bergerak2 karena laper. Tapi kok rasanya beda ya? hihihi. Ternyata, kata orang itu adalah gerakan janinku lo…yiipiieee…dan untuk meyakinkan, aku tanya bidan serta searching di internet, dan emang betul, itu adalah calon si kecilku. oouh..so sweeet..Semakin terharu rasanya ketika aku bisa mendengar detak jantungnya melalui alat yang dikenakan oleh bidanku. Detakannya kencang juga lo…Mataku berkaca-kaca sewaktu mendengarnya. O my God..sungguh besar kuasaMU.

Setiap hari dia bersamaku, menghiburku di kala sepi, mengusir suntukku di kantor, dan berbincang-bincang denganku bahkan dengan papanya. Kalau dia sudah bergerak, aku akan menyambutnya dengan usapan tanganku, dan dia merespon dengan berhenti sejenak. Ketika tanganku ku lepas, pasti gerak lagi hihih..lucunya. Kalau sudah di rumah, kadang aku akan mengajaknya ngobrol, bapaknya juga. :). Kalau laper apalagi, gerakannya akan semakin ramai. Read the rest of this entry »

Advertisements

Sing : We wish you a Merry Christmas

merry christmas

We wish you a Merry Christmas;
We wish you a Merry Christmas;
We wish you a Merry Christmas and a Happy New Year.
Good tidings we bring to you and your kin;
Good tidings for Christmas and a Happy New Year.

Oh, bring us a figgy pudding;
Oh, bring us a figgy pudding;
Oh, bring us a figgy pudding and a cup of good cheer
We won’t go until we get some;
We won’t go until we get some;
We won’t go until we get some, so bring some out here

We wish you a Merry Christmas;
We wish you a Merry Christmas;
We wish you a Merry Christmas and a Happy New Year.

Read the rest of this entry »

Natal tinggal seminggu lagi. Pasti sudah banyak yang pada pulang kampung ya, atau yang masih mempersiapkan oleh-oleh untuk dibawa pulang saat natal nanti. Termasuk semalam aku dan dua orang adikku, membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang nanti, cuma ya aku ga ikut pulang, berhubung aku sedang hamil, plus aku ga punya cuti. Oleh-oleh yang kami beli berupa pohon natal keinginan mama, dan kaos buat bapak. Rasanya pengen ikut pulang merangkai pohon natal itu, tapi apa boleh buat. :(.

Seperti biasa di daerah eropa atau amerika, bulan desember, khususnya menjelang natal, akan turun salju. Seandainya di indonesia pun speerti itu, kayaknya seru dech. Cuma di indonesia, biasanya hanya hujan yang mengiringi ya, yah, anggap aja sebagai pengganti salju hihihi. Seperti saat ini, di kota tempat aku tinggal, kota medan, sejak aku brangkat ke kantor, hujan rintik-rintik menemani aktifitas kami. hufffmm..jadi semakin ngebayangin, seperti apa nanti natalku bersama orang yang aku cinta untuk pertama kalinya. Kali ini adalah natal pertamaku bersama suamiku. :), dan janin kami tentunya :). God bless u,dear.

Sembari menanti natal dalam minggu ini, imajinasi masih tetap jalan, ngapain ya kami di malam natal nanti? masak makanan spesial kah, ngikutin natal di gereja terdekat kah, pergi ke tempat sodara kah, ato jalan2 malam natal? klo jalan-jalan malam, sepertinya tidak memungkinkan bagiku, secara aku sedang hamil, pamali katanya hehe. Yo weis lah, kemungkinan besar kami akan belanja sorenya untuk masak-masak malamnya.Lets see..:)

Huahhh..Christmas, I’m waiting for you !!!

waiting for christmas

 

Postinganku sebelumnya soal susahnya mengurus KTP, sekarang sudah membuahkan hasil.Yang ternyata bisa selesai di luar perkiraanku. Yang awalnya katanya 6 bulan,berkat usaha giatku, berhasil diselesaikan selama sebulan lebih. Senangnya hati ini..hihih…

Aku bilang berkat usahaku hanyalah karena niatku untuk terus mendatangi kelurahan, kecamatan, dan catatan sipil.

Berawal dari ketidaksabaran menungu selesainya KTP klo tidak melakukan tindakan apapun, aku dan suami bertekad mendatangi kepling. Dengan segala basa basi betapa perlunya KTP itu, kami pun disarankan mendatangi kelurahan, untuk menanyakan status pengurusan KTP itu. Karena sudah sore, besoknya kami pun berangkat ke kelurahan. Dengan berdalih yang sama dengan yang aku katakan di kepling, kelurahan akhirnya menyarankan kami ke kecamatan. Karena katanya semua berkas sudah diserahkan ke kecamatanan. Hari itu juga, kami berangkat ke kecamatan, kebetulan kantor kecamatan tidak jauh dari kelurahan.

Hasil percakapan dikecamatan akhrnya membuat kami memaklumi secara tidak wajar bahwa kepengurusan KTP bisa memakan waktu lama. Kenapa tidak,sodara-sodara, pihak kecamatan mengatakan, berkasnya masih dikumpulin, dan belum tau kapan akan diserahkan ke catatan sipil, karena bermaksud untuk diserahkan secara kolektif. Whaat…?  Hal itu membuatku geleng2 kepala. O mi goat..ini orang kerjaannya apa sih, masa pengajuan KTP yang udah lewat sebulan ditahan2 bgitu karena alasan kolektif. Jadi, klo misalnya belum cukup jumlah kolektifnya, bisa aja sampe memakan waktu berbulan2 berkas2 nya ditumpuk begitu saja tanpa ada tindakan dong ya…ampun dah..pak pak.. Read the rest of this entry »